Cara Merawat Kura-Kura Darat yang Wajib Diketahui

Cara Merawat Kura-Kura Darat yang Wajib Diketahui

Dalam merawat kura-kura darat ada berbagai hal yang perlu diperhatikan oleh pemiliknya. Karena ketika kita mendomestikasi binatang dari negara lain misalnya tentu akan banyak terjadi masalah.

Mulai dari tidak sesuainya iklim hingga temperatur udara dapat berpengaruh terhadap kesehatan. Sehingga berbagai penyesuaian perlu dilakukan oleh para pemilik agar dapat memperoleh hasil terbaik.

Ada beberapa masalah kompleks yang sering dialami oleh para pemilik binatang domestikasi. Mulai dari stress, parasit, sampai adanya virus tertentu dapat membuat peliharaan mati dengan cepat.

Oleh karena itu perlu dipelajari bagaimana sebuah spesies mampu bertahan hidup di alam bebas. Pada saat kita melakukan domestikasi perlu diperhatikan juga bagaimana pola hidup sebenarnya agar menjaga stress binatang terkait.

Karena kura-kura darat memiliki kemampuan adaptasi psikologi cukup rendah ketika didomestikasi. Jika terdapat perbedaan terlalu drastis tentu saja akan membuat cepat mati atau sering sakit.

Masalah kompleks seperti ini akan sering dialami apabila tidak memperhatikan aspek penting dalam proses domestikasi. Jadi kita akan bahas bersama agar proses pemeliharaan dapat sesuai standar.

kura-kura darat

Mulai dari penerapan diet, pembuatan shelter, maintenance kesehatan, sampai pencegahan stress kura-kura darat perlu dilakukan. Jadi sebagai pemula ini mungkin akan terdengar cukup rumit ketika diimplementasikan.

Akan ada banyak aspek kecil yang perlu diterapkan ketika menginginkan peliharaan bisa sehat. Jadi pahami terlebih dahulu bagaimana proses perawatan sebelum mulai melakukan pembelian.

Pentingnya Kandang untuk Kura-Kura Darat

Secara alami kura-kura merupakan reptil yang memiliki tendensi untuk melakukan penggalian. Burrow yang dilakukan oleh hewan tersebut memiliki berbagai tujuan seperti berikut ini.

  1. Menjaga temperatur tubuh

Sebagai reptil tentu saja binatang ini perlu menjaga stabilitas suhu tubuh agar mampu bergerak secara leluasa. Pada kondisi tertentu mereka akan masuk ke dalam sebuah lubang galian.

Jadi kura-kura darat tidak perlu terekspos oleh temperatur rendah luar ruangan. Hal tersebut membuat mereka tetap dapat melakukan respon ketika ada pemangsa nokturnal mengancam.

Info Pets Selanjutnya  Cara Memelihara Corn Snake Ala Penghobi Berpengalaman

Karena ketika hanya mengandalkan shell saja tidak akan cukup untuk mengatasi predator. Sehingga perilaku burrowing dilakukan sebagai salah satu bentuk pertahanan juga.

  1. Bertelur

Bagi kura-kura darat betina aktivitas menggali lubang dilakukan untuk bertelur pada musim kawin. Jika kita berbicara masalah domestikasi maka ini diperlukan juga untuk menjaga diri dari stress.

Ketika binatang tersebut merasa kurang nyaman dengan permukaan tanah maka mereka akan memilih bersembunyi. Sehingga adanya shelter menjadi salah satu alasan kuat untuk menjaganya.

Jika membuat shelter usahakan bersifat amfibi sehingga ada unsur air dan daratan. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kondisi tetap seperti alam bebas dan mencegah peliharaan terkena stress.

  1. Estetika

Selain untuk faktor kesenangan binatang sendiri pembuatan shelter juga memiliki nilai estetika. Dengan adanya shelter pemilik dapat menunjukkan bagaimana mereka mampu membuat sebuah diorama.

Dengan memahami aspek tersebut tentu saja memelihara akan menjadi lebih mudah karena seperti alam bebas. Jadi hasil domestikasi akan optimal dan mereka mampu hidup lebih lama seperti aslinya.

Rekomendasi Makanan Kura-Kura Agar Tetap Sehat

Mayoritas memang memiliki sifat omnivora namun kecenderungan konsumsi daging dan fiber juga relatif berbeda. Sehingga setiap jenis harus kita gali apakah mereka memiliki kecenderungan herbivora atau omnivora.

Apabila kita berbicara endemik asli kura-kura darat Indonesia maka hampir semua memiliki kecenderungan herbivora. Artinya mereka memiliki diet lebih banyak mengkonsumsi sayur dan buah.

Sehingga ketika kita memberi makan cukup berupa sayuran terutama kubis karena memiliki kandungan fiber tinggi. Semangka juga disukai oleh binatang karena mengandung banyak air dan cocok untuk cuaca panas.

Namun jika kura-kura darat yang Anda beli adalah impor dari luar negeri maka kemungkinan besar kecenderungan pola makan berbeda. Jika memiliki tendensi konsumsi daging maka tidak bisa kita hanya memberikan sayur saja.

Info Pets Selanjutnya  Cara Merawat Golden Greek Tortoise

Tetap harus memberikan pakan seperti serangga dan binatang kecil lainnya sebagai asupan protein. Tujuan utama dari binatang seperti ini mengkonsumsi daging adalah untuk mencari protein tambahan.

Jika kecukupan protein mereka masih kuat tentu tidak perlu juga kita harus memaksakan memberi daging. Apalagi jika kita memberikan mereka makanan dalam bentuk campuran tertentu.

Ini akan mempermudah perawatan karena tidak harus mencari binatang pedaging. Selain itu dengan membuat campuran pakan sendiri akan memberikan nutrisi berupa protein dan fiber secara terkalkulasi.

Potensi Penyakit yang Sering Terjadi Pada Kura-Kura Darat

Bagi para pemilik awam tentu ada beberapa penyakit yang akan sering terjadi. Berikut ini akan kami jelaskan sekaligus bagaimana cara mengatasinya agar nantinya hewan peliharaan tetap sehat.

  1. Sembelit

Ini biasanya dialami oleh pemilik kura-kura darat impor karena tidak tahu bagaimana mengatur asupan makanan. Ketika binatang mengalami masalah tersebut jumlah kotorannya sangat sedikit.

Jika dibiarkan terlalu lama maka pencernaan akan terganggu dan berpotensi mematikan. Solusinya adalah meningkatkan asupan fiber dalam diet dan merendamnya pada air dingin.

  1. Diare dan Cacingan

Ini berkaitan erat dengan kebersihan kandang dan bagaimana diet yang kita atur untuk peliharaan. Kondisi keduanya hampir mirip yaitu kotoran berbau sangat busuk hampir seperti bangkai manusia.

Kondisi kotoran sangat cair dan untuk kasus cacingan tentu saja terdapat cacing. Solusi agar kura-kura darat kembali sehat adalah membersihkan kandang dan ganti diet menjadi lebih kaya protein.

Kebanyaknya memberikan buah juga menjadi salah satu pemicu diare pada binatang. Jadi batasi asupan makanan mengandung air agar mereka mampu beradaptasi secara optimal.

  1. Pembusukan Cangkang

Ini paling sering terjadi karena kandang jarang bahkan tidak pernah dibersihkan. Bakteri akan terkumpul pada sela-sela cangkang dan terus terakumulasi dalam jangka waktu lama.

Untuk mengatasinya perlu merendam dalam air hangat dan membersihkannya menggunakan sikat. Jika ada luka pada cangkang segera bawa ke dokter hewan untuk pembersihan secara total.

Info Pets Selanjutnya  Perilaku Ular di Sekitar Manusia

Ketiga masalah tersebut paling sering terjadi terutama bagi para pemilik pemula. Jadi aspek kebersihan dan pengaturan diet memang perlu dipahami agar nantinya domestikasi berjalan lancar.

Evaluasi Ketahanan Psikologis Domestikasi Kura-Kura 

Tidak hanya pada manusia ternyata kura-kura juga bisa stress apabila salah dalam memberikan perawatan. Ternyata salah satu pemicu utama terjadinya stress pada kura-kura darat adalah kondisi kandang.

Ini paling sering terjadi karena pembuatan kandang tidak menyediakan lokasi gelap dan lembab. Memang basic dalam pembuatan shelter adalah menyediakan dua jenis nuansa dalam satu kandang.

Salah satu lokasi harus kering atau hangat dan lainnya perlu gelap agar peliharaan bisa tenang. Kebisingan lingkungan sekitar juga dapat memicu stress pada binatang peliharaan terkait.

Biasanya hal tersebut terjadi apabila pemilik memiliki tempat tinggal di kota besar. Polusi suara memang sangat tinggi sehingga ini tidak ideal bagi kura-kura darat untuk hidup dalam jangka waktu lama.

Secara alami kura-kura adalah binatang nomaden dan selalu berpindah pada lokasi lebih ideal. Jadi jika kondisi lingkungan kurang ideal tentu saja mereka akan merasakan stress secara masif.

Memperhatikan kebersihan shelter sangat penting agar binatang peliharaan tetap merasa bahagia. Jika memungkinkan pasang lampu UV agar menghasilkan kandang hangat dan mampu memitigasi perkembangan bakteri.

Kenapa harus menggunakan lampu UV karena tidak memancarkan sinar terlalu kuat. Intensitas cahaya tinggi memang kurang disukai oleh kura-kura dan mampu mengganggu ketenangan mereka saat istirahat.

Dengan memahami berbagai aspek penting tadi Anda tentu siap memelihara secara ideal. Perhatikan kondisi kura-kura darat agar mereka tetap sehat dan bisa hidup dalam jangka waktu optimal.

Ivan

Top